Pengertian dan Cara kerja TV Digital
DTV atau televisi digital adalah jenis penyiaran melalui udara dengan model baru yaitu pengiriman audio maupun video melalui bit data seperti sistim kerja komputer dimana memungkinkan stetasiun TV melakukan penyiaran yang lebih baik dari segi audio,video,dan fariasi canel lebih banyak dimana memiliki fasilitas HD atau high definisi sehingga memungkinkan melakukan layanan interaktif dan sub titele yang lebih baik dari sebelumnya Secara teknik pita spectrum frekuensi radio yang digunakan untuk televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital sehingga tidak perlu ada perubahan pita alokasi baik VHF maupun UHF (Ultra High Frequency). Sedangkan lebar pita frekuensi yang digunakan untuk analog dan digital berbanding 1 : 6 artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital dengan lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplek dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda tentunya.
Selain ditunjang oleh teknologi penerima yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang berubah, TV digital perlu ditunjang oleh sejumlah pemancar yang membentuk jaringan berfrekuensi sama atau SFN (single frequency network) sehingga daerah cakupan dapat diperluas. Produksi peralatan pengolah gambar yang baru (cable, satellite, VCR, DVD players, camcorders, video games consoles) adalah dengan menggunakan format digital. Untuk itu supaya pesawat analog masih dapat dipakai diperlukan inverter (set top box) yang dapat merubah signal digital ke analog sehingga dapat dilihat
Hampir semua stasiun TV penyiaran baik TVRI maupun TV swasta nasional telah memanfaatkan sistem teknologi penyiaran dengan teknologi digital khususnya pada sistem perangkat studio untuk memproduksi program, melakukan editing, perekaman dan penyimpanan data. Pengiriman sinyal gambar, suara dan data telah menggunakan sistem transmisi digital dengan menggunakan satelit yang umumnya dimanfaatkan sebagai siaran TV-Berlangganan. Sistem transmisi digital melalui satelit ini menggunakan standar yang disebut DVB-T (Digital Video Broadcasting Satellite).
Sistem Televisi Digital
Cara transmisinya sama dengan gelombang radio yang telah kita kenal dengan istilah membawa frekwensi(RF) dibuat berfariasi kepada gelombang pemodulasi sehingga moduolasi tersebut menjadi sinyal base band sehingga sinyal tersebut menjadi sebuah sinyal komposit akan bedanya dengan sinyal radio sinyal ini dapat menghasilkan gambar dan suara. Sementara itu pengertian penghasil sinyal gambar di sini untuk mengartikan sinyal gambar termodulasi sehingga sinyal tersebut dapat menghasilkan gambar walaupun gelombang pembawa terpisah dengan gelombang pemancar yang sama dengan sinyal gambar.
Dampak TV Digital
Dampaknya dapat dinbagi menjadi dua yaitu antara konsumen (masyarakat) dan Produsen (stasiun TV) secara langsung masyarakat akan menerima dampak pada dasarnya konsumen lama menerima siaran dari antena analog dan bukan antena sistem kabel satelit atau media jaringan perusahaan telfon sehingga masyarakat di pedesaan atau konsumen tradisional akan merasakan dampaknya secara langsung setidaknya 19,5 rumah menerima siaran TV eksklusif dari siaran sebelumnya di rumah mereka masing maing secara langsung sekitar tanggal 17 Februari 2009,sekitar 70 stasiun televisi akan menerima dampaknya secara langsung yaitu hilangnya sinyal
Jika pihak terkait tidak melakukan tindakan langsung secara tidak lngsung seharusnya pemerintah melakukan sosialisasi besar-besaran karena tidak semua masyarakat mengerti akan hal ii khususnya yang beradi daerah-daerah terpencil ditambah lagi secara tidak langsung seharusnya keberadaan TV digital disiarkan relay atau Cuma-Cuma dari setasiun TV di indonesia kaena tidak semua masyarakat indonesia mampu membayar peralatan dan biyaya berlangganan TV Digital
Manfaat dan Keberadaan TV digital
Dari kongres pengurangan devisit negara tahun 2005 diharuskan stasiun TV lokal berdaya penuh untuk memutus mewmutus siaran analog pada 17 Februari 2009 dan secara eksklusif terus menerus melakuikan siaran TV digital secara eksklusif dari kekurangan tersebut ada suatu manfaat yaitu
secara tidak langsung siaran akan lebih efisien
kualitas gambar,dan suara lebih baik sehingga memungkinkan adanya (HDTV) high definition television
bentuk canel dan layanan lebih banyak
dapat membuka berbagai macam layanan frekwensi radio yang baru sehingga layanan media dapat berkembang
Cara memiliki TV digital
anda dapat membeli kotak konfeter DTV dengan kisaran harga 400-700 ribu rupiah konfeter ini dapat mengubah secara elektronik dari gelombang digital ke analog dengan disambungkan rellay dengan TV anda, jika TV anda saat ini masih TV analog sehingga dengan kotak koneter ini memungkinkan anda mendapat siaran gratis
Belilah TV yang memiliki fasilitas (ATSC) Advencet Television Sistem Comite yang dapat diperoleh dibawah harga RP 1.000.000,00 dengan alat ini dapat menerima siaran TV bergelombang digital sehingga anda tidak perlu membayar harga berlangganan
pelanggan dapat berlangganan memalui jasa penyedia layanan TV digital penyedia layanan gelombang,satelit,atau perusahaan telpon sehingga waktu-waktu tertentu anda harus membayar uang bulanan untuk mendapatkan siaran.
Mengapa Indonesia memerlukan TV Digital
Para Menteri yang bertanggung jawab mengenai informasi dari seluruh negara-negara ASEAN bersepakat untuk menggunakan teknologi penyiaran digital (Digital Broadcasting) sebagai standar penyiaran di ASEAN. Standar teknologi penyiaran yang digunakan bersama di ASEAN adalah teknologi DVB-T (Digital Video Broadcasting-Terestrial) dari sistem penyiaran digital Eropa. Sehingga dapat disimpulkan bentuk TV digita l memang sudah cocok ada di indonesia akan tetapi apakah sosialisasi sudah merambah ke daerah-daerah, apakah perekonomian masyarakat kita sudah memungkinkan untuk berlangganan atau membeli TV digital dalam waktu dekat jangan sampai bentuk birokrasi yang kita kopi paste dari negara-ner\gara maju menyulitkan bangsa kita yang sedang berkembang ini jangan sampaikebebasan memperoleh informasi ini terblenggu akan sebuah birokrasi negara lain bagaimanapun pemerintah harus menyesuaikan keadaan ekonomi masyarakat jika ingin mengurangi defisit negara dan mengikuti sebuah kesepakatan forum negara lain.
Minggu, 19 April 2009
Selasa, 07 April 2009
belajar buat sinopsis
Sinopsis
Film Pendek
Dari Kamera Turun Kehati
Produksi: Nico Kurnia Jati
Durasi: 10 Menit
Hobi tidak saja mendatangkan rejeki tetapi hobi bisa saja mendekatkan ke orang yang kita cintai atau orang yang tidak kita duga dan kita kenal, seperti kisah Adi dan Karin mereka dipertemukan oleh sebuah kamera. Pada saat Dago festifal Adi yang sengaja dating dari Yogya untuk hunting poto di acara dago festifal karena Adi memeang suka karakter poto human interes, disaat menjelajahi jalan dago atas sampai dago bawah sambil melihat-lihat hiruk pikuk keramaian jalan dago begitu asiknya mengeksekusi objek dengan kamera kesayanganya tiba-tiba ada potografer yang bersebelahan denganya untuk mengambil objek yang sama dia Karin Fotografer yang juga berasal dari kota yang sama Karin juga memiliki hobi yang sama dengan Adi sambil mengucapkan termisi dia menyebelahiAdi dan tidak sengaja Karin menyenggol kamera D 80 Adi sehingga hampirt jatuh Adipun tidak marah hanhya mengatakan Wah… kamera kita sama dan tanpa ada perkenalan di waktu itu mereka hannya mengucapkan kata untuk bertegur sapa saja.
Kesokan harinnya Karin meneruskan Hunting potonya di kawasan slum area pinggiran rel kreta api Kiara Condong kessukaanya mengambil gambar human interes di daerah rawan tidak dibarengi dengan pola sebuah kaidah pendekatan sosial komunikasi dengan berbincang atau mengambil simpati dengan berdialok dengan objek terlebih dahulu, tiba-tiba seorang bapak-bapak marah dan memaki Karin bliau mungkin beranggapan bahwa Karin seorang wartawan yang akan mengambil gambar untuk dimasukan media dan mungkin suatu hari akan menggusur rumah-rumah bapak itu dan tetangganya untung saja dari jauh munjul juga Adi menghampiri Karin yang butuh bantuan ternyata keahlian Adi yang sedikit sedikit bias berbahasa Sunda dapat menerangkan bahwa Karin bukan bermaksut demikian meskipun Adi belum mengenal siapa Karin bapak itupun mengerti dan meminta maaf pada Karin, tiada rasa sungkan Karin berterimakasih pada Adi yang beangapan menyelamatkanya dari sebuah problem.
Untuk lebih mengenal Karin Adipun mengajak Karin untuk beristirahat di sebuah kedai kopi sambil ngobrol mereka lebih mengenal satu sama lain dengan syering skil mereka tentang teknik potografi dan pengalaman hunting baru sebentar kenal mereka sudah terlihat akrap. Karena pengalaman Adi yang lebih dahulu mengenal potografi hingga menguasai teknik cuci cetak Hitam Putih [BW] Adi menceritakan pada Karin, kebetulan Karin juga sedang belajar cuci cetak dan sedang mencari guru tanpa basa-basi Adi menawarkan Karin untuk belajar bersama di setudionya yang terletak di jalan Braga Karinpun menyanggupi dengan senang hati.
Kesokan harinya Karin mengunjungi setudio Adi di jalan Braga terlihat dari kejauhan di jalan Homan Karin berjalan Adipun sudah menunggu di depan pintu seperempat jam yang lalu mereka bertegur sapa dan tertawa riang tanpa ada celah sedikitpun mereka cepat akrap seolah-olah mereka sudah kenal lima setahun yang lalu mereka saling mengenal. Karin pun terpranga melihat megahnya setudio Adi dalam dalam perasaanya Karin beranggapan bahwa dari cara bicaranya tempo hari ternyata Adi Potografer yang tidak sombong dia begitu merendah ternyata dia memiliki setudio dia juga memiliki kemampuan untuk memotret modeling dan stil life selain hobinya sebagai penggemar potografi jurnalistik
Dengan sabar Adi menerangkan dari menggulung rool film di Canging Bag hingga memasukanya di tabung emulsi mencuci dengan defloper,stopbat,pixer,air tanpa melewatkan sejengkalpun akan tetapi Karin belum bisa Adipun tidak marah di dalam kamar gelap Karin menatap mata Adi yang sabar,giat,halus tutur katanya dalam mengajari Karin seolah-olah Kari menemukan sifat kedewasaan Adi mungkin Karin mulai berubah pikiran yang tadinya tertarik belajar cuci cetak jadi tertarik dengan Adi si potografer muda itu.
Seiring waktu berjalan mereka sering hunting poto bersama,makan bersama,syering tentang poto demi menambah sekil mereka pernah juga Karin dimintai menjadi model Adi karena Karin yang putih dan berparas cantik maklum Karin [MOJO] kerturunan Menado,Jowo. Adi bukan tipe orang yang bannyak kata dia mengetahui Karin lebih dahulu suka pada Adi apalagi mereka memiliki banyak kesamaan sehingga Adi memutuskan untuk mengungkapkan perasaanya pada Karin menyambut baik cinta Adi. Benar-benar ada pepatah baru selain dari mata turun ke hati ada juga dari kamera turun ke hati
Film Pendek
Dari Kamera Turun Kehati
Produksi: Nico Kurnia Jati
Durasi: 10 Menit
Hobi tidak saja mendatangkan rejeki tetapi hobi bisa saja mendekatkan ke orang yang kita cintai atau orang yang tidak kita duga dan kita kenal, seperti kisah Adi dan Karin mereka dipertemukan oleh sebuah kamera. Pada saat Dago festifal Adi yang sengaja dating dari Yogya untuk hunting poto di acara dago festifal karena Adi memeang suka karakter poto human interes, disaat menjelajahi jalan dago atas sampai dago bawah sambil melihat-lihat hiruk pikuk keramaian jalan dago begitu asiknya mengeksekusi objek dengan kamera kesayanganya tiba-tiba ada potografer yang bersebelahan denganya untuk mengambil objek yang sama dia Karin Fotografer yang juga berasal dari kota yang sama Karin juga memiliki hobi yang sama dengan Adi sambil mengucapkan termisi dia menyebelahiAdi dan tidak sengaja Karin menyenggol kamera D 80 Adi sehingga hampirt jatuh Adipun tidak marah hanhya mengatakan Wah… kamera kita sama dan tanpa ada perkenalan di waktu itu mereka hannya mengucapkan kata untuk bertegur sapa saja.
Kesokan harinnya Karin meneruskan Hunting potonya di kawasan slum area pinggiran rel kreta api Kiara Condong kessukaanya mengambil gambar human interes di daerah rawan tidak dibarengi dengan pola sebuah kaidah pendekatan sosial komunikasi dengan berbincang atau mengambil simpati dengan berdialok dengan objek terlebih dahulu, tiba-tiba seorang bapak-bapak marah dan memaki Karin bliau mungkin beranggapan bahwa Karin seorang wartawan yang akan mengambil gambar untuk dimasukan media dan mungkin suatu hari akan menggusur rumah-rumah bapak itu dan tetangganya untung saja dari jauh munjul juga Adi menghampiri Karin yang butuh bantuan ternyata keahlian Adi yang sedikit sedikit bias berbahasa Sunda dapat menerangkan bahwa Karin bukan bermaksut demikian meskipun Adi belum mengenal siapa Karin bapak itupun mengerti dan meminta maaf pada Karin, tiada rasa sungkan Karin berterimakasih pada Adi yang beangapan menyelamatkanya dari sebuah problem.
Untuk lebih mengenal Karin Adipun mengajak Karin untuk beristirahat di sebuah kedai kopi sambil ngobrol mereka lebih mengenal satu sama lain dengan syering skil mereka tentang teknik potografi dan pengalaman hunting baru sebentar kenal mereka sudah terlihat akrap. Karena pengalaman Adi yang lebih dahulu mengenal potografi hingga menguasai teknik cuci cetak Hitam Putih [BW] Adi menceritakan pada Karin, kebetulan Karin juga sedang belajar cuci cetak dan sedang mencari guru tanpa basa-basi Adi menawarkan Karin untuk belajar bersama di setudionya yang terletak di jalan Braga Karinpun menyanggupi dengan senang hati.
Kesokan harinya Karin mengunjungi setudio Adi di jalan Braga terlihat dari kejauhan di jalan Homan Karin berjalan Adipun sudah menunggu di depan pintu seperempat jam yang lalu mereka bertegur sapa dan tertawa riang tanpa ada celah sedikitpun mereka cepat akrap seolah-olah mereka sudah kenal lima setahun yang lalu mereka saling mengenal. Karin pun terpranga melihat megahnya setudio Adi dalam dalam perasaanya Karin beranggapan bahwa dari cara bicaranya tempo hari ternyata Adi Potografer yang tidak sombong dia begitu merendah ternyata dia memiliki setudio dia juga memiliki kemampuan untuk memotret modeling dan stil life selain hobinya sebagai penggemar potografi jurnalistik
Dengan sabar Adi menerangkan dari menggulung rool film di Canging Bag hingga memasukanya di tabung emulsi mencuci dengan defloper,stopbat,pixer,air tanpa melewatkan sejengkalpun akan tetapi Karin belum bisa Adipun tidak marah di dalam kamar gelap Karin menatap mata Adi yang sabar,giat,halus tutur katanya dalam mengajari Karin seolah-olah Kari menemukan sifat kedewasaan Adi mungkin Karin mulai berubah pikiran yang tadinya tertarik belajar cuci cetak jadi tertarik dengan Adi si potografer muda itu.
Seiring waktu berjalan mereka sering hunting poto bersama,makan bersama,syering tentang poto demi menambah sekil mereka pernah juga Karin dimintai menjadi model Adi karena Karin yang putih dan berparas cantik maklum Karin [MOJO] kerturunan Menado,Jowo. Adi bukan tipe orang yang bannyak kata dia mengetahui Karin lebih dahulu suka pada Adi apalagi mereka memiliki banyak kesamaan sehingga Adi memutuskan untuk mengungkapkan perasaanya pada Karin menyambut baik cinta Adi. Benar-benar ada pepatah baru selain dari mata turun ke hati ada juga dari kamera turun ke hati
Jumat, 27 Maret 2009
Dampak Negatif Penggunaan Teknologi 3.5 g pada HP
Dampak Negatif Penggunaan Teknologi 3.5 g pada HP
Kemajuan teknologi tanpa kita rasa sangat cepat mengalami perubahan anggap saja 10 tahun yang lalu hp diangaap sesuatu yang mewah dan identik dengan bentuk stratifikasi social yang biasanya dipakai di kalangan artis atau mungkinpengusaha sekarang ajnak sekolah dasar sudah bias memiliki dan mengoprasikannya banyak sekali kegunaanya sehingga dapat mempermudah kinerja manusia seperti yang paling kongkrit bisamenghubungi handai tolan di luar kota hanya dengan sedikit waktu dan biyaya harganyapun sangat murah adayang berharga RP 200.000,00 itu sudah mendapatkan layanan SMS dan telpon, namun ada juga yang berharga hingga Rp 7.000.000,00 sehingga fasilitas yang didapat makin banyak seperti ada fasilitas internet di dalamnya 3 G hingga dapat memutar lagu dan siaran YV secara bersamaan dengan satu alat saja benar-benar menggantikan fungsi computer termasuk layanan 3,5 G dimana layanancanggih itu akan menjadi pembahasan kita.
Perkembangan layanan hp benar-benar memberi kemudahan dalam mengirimkan pesan tertulis melalui ponsel dan biayanya pun juga relatif murah dan terjangkau oleh masyarakat.Selain tersedianya layanan SMS bentuk ponsel pun juga berubah yang sebelumnya bentuknya besar dan berat tetapi dengan perkembangan yang ada bentuk ponsel berubah menjadi kecil,ringan,dan baterainya pun juga kecil.Semenjak muncul tipe-tipe ponsel yang baru masyarakat semakin melirik adanya ponsel tersebut.
Perkembangan teknologi ponsel berkembang dari 1G (generasi pertama),2G (generasi ke dua),2,5G,2,75G, sampai 3G (generasi ketiga).Dari semua generasi tersebut pastilah mempunyai keunggulan yang berbeda yang terletak pada layanan transfer data yaitu
- 2G teknologi awal GSM kecepatan transfer data mencapai 9,64kbps
- 2,5G teknologi GPRS kecepatan transfer dat mencapai 114kbps
- 2,75G teknologi Enhanced Date Rates for GSM Evolution 237kbps
-3G kecepatan transfer data mencapai 384 kbps
Generasi pertama atau sering disebut 1G 1978 ada dua teknologi digital yang diterima dunia yaitu Global System for Mobile (GSM) dan Code Division Multiple (CDMA).CDMA dan GSM menggunakan metode akses yang berbeda,GSM adalah standar yang diciptakan oleh sebuah kelompok yang melibatkan 26 perusahaan telephone yang bergerak di Eropa Barat sedangkan CDMA dikembangkan sendiri oleh perusahaan yang bernama Qualcom.1G hanya memiliki fasilitas yang terbatas antaranya hanya dapat untuk menelpon dan nada deringnya monofonik,itupun bisa dikatakan hanya orang-orang yang tertentu yang bisa memilikinya karena harganya yang masih mahal.Tetapi setelah 1G keluar muncul lagi ponsel 2G (generasi kedua) yang muncul pada tahun 1990an para ahli telekomunikasi telah mengembangkan teknologi GSM.Sebagai system generasi 2 yang utama dapat mengakses data selain bisa untuk mengakses data juga mempunyai fasilitas nada dering polofonik dan mempunyai pengaturan variasi warna,sebelumnya 1G yang hanya monokrom dengan munculnya 2G mempunyai fasilitas warna.Setelah itu muncul ponsel 2,5G yang mempunyai fasilitas MMS (Mobile Multimedia Message),GPRS (General Packet Radio Service)dan kamera yang dapat kita gunakan untuk foto dan membuat video selain itu nada deringnya polifonik.Fasilitas-fasilitas yang terdapat dalam ponsel tersebut membuat orang-orang semakin tertarik sehingga mereka berminat untuk menggunakannya,disamping bentuk ponsel yang semakin kecil,menarik juga fasilitas ponsel yang semakin berkembang juga harganya yang semakin terjangkau membuat ponsel menjadi marak Tidak hanya orang-orang lapisan atas saja melainkan orang- orang lapisan menengah pun juga bisa bahkan akhir-akhir ini orang-orang lapisan bawah pun juga bisa memiliki ponsel.
Terlebih para remaja-remaja yang berminat memiliki ponsel dengan adanya fasilitas kamera,ponsel kamera sangat diminati orang-orang karena selain ponsel yang kegunaannya sebagai telepone dan sms juga bisa menikmati fasilitas kamera untuk foto dan membuat video.Selain adanya kamera ponsel tersebut juga masih banyak memiliki keunggulan-keunggulan yang menggiurkan antara lain tersedianya MP3 Player yang kegunaannya unuk memutar musik-musik,game,dan lainnya.Semakin berkembangnya ponsel dari generasi ke generasi hingga saat ini sampai pada generasi ketiga atau sering disebut 3G. hingga penemuan yang terbaru disebut dengan 3,5 G Teknologi 3.5G. Ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Package Access). 3.5G adalah teknologi lanjutan dari 3G yang dalam teori memberikan layanan suara, video, maupun akses dengan kecepatan hingga 3.6 Mbps atau sembilan kali lebih cepat dari layanan 3G umumnya.Content teknologi 3.5G tidak jauh berbeda dengan content 3G yang sudah ditawarkan oleh beberapa operator selular di Indonesia yaitu video call, mobile video, mobile TV, serta video content. Mungkin yang unik adalah fitur multiplayer game nya. Perbedaan antara 3G dengan 3.5G adalah 3.5G lebih tajam gambarnya ketimbang 3G. tidak itu saja, bahkan konsumen juga dapat mengakses internet melalui ponsel tersebut. Seperti teknologi sebelumnya, teknologi 3.5G juga menggunakan jalur lebar (broadband) yang menyediakan koneksi internet lebih cepat dan sambungan langsung ke jaringan internet internasional maupun lokal. Dengan kecepatan yang dahsyat itu, 3.5G menghantarkan pengalaman multimedia bagi penggunanya. Mulai dari download email, video calling hingga streaming video dapat dilakukan dengan kualitas yang bisa dipastikan jauh lebih baik.
Sejarah dan perkembanganya di indonesia Teknologi komunikasi dengan segala kemajuannya, memang telah menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern yang mobile saat ini. Padatnya kesibukan dan tuntutan kepraktisan yang semakin memburu, produsen terus didorong untuk menciptakan perangkat komunikasi yang canggih dengan kelengkapan berbagai fasilitas unggul dan fitur aplikatif sebagai sarana pendukung aktivitas penggunanya. Menyadari tuntutan kebutuhan tersebut, beberapa produsen ponsel besar seperti Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG dan Motorola telah meluncurkan berbagai seri ponsel terbaik. Tidak hanya yang terdepan dalam penggunaan teknologi tinggi, ponsel-ponsel tersebut juga diklaim mampu memenuhi kebutuhan pengguna akan sebuah ponsel kaya fitur, desain dan penggunaan bahan yang mutaahir dan staylis.
Berbicara tentang keunggulan teknologi, sejak mulai beroperasinya jaringan 3G (generasi ketiga telepon nirkabel) di Indonesia, beberapa vendor telah mengisi pasar dengan ponsel yang memungkinkan penggunanya mengakses teknologi tersebut. Dan saat ini, seiring perkembangan teknologi menuju penggunaan jaringan 3,5G atau yang dikenal dengan teknologi HSDPA (High Speed Download Packet Access), mereka juga telah siap dengan seri-seri ponsel terbaru yang dapat digunakan untuk mengakses teknologi tersebut. Teknologi HSDPA, pada intinya menawarkan berbagai keunggulan dibanding teknologi sebelumnya. Dengan 3 keunggulan utama, yaitu: kemampuan akses yang lebih dari kecepatan 3G standar UMTS (UniversalMobileTelecommunications System) sehingga tayangan video call akan tampak lebih halus; delay pada koneksi VoIP lebih kecil; dan akses ke Internet menjadi jauh lebih cepat. Itu semua untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi para penggunanya dalam berkomunikasi. Dari Sisi Penyedia Layanan 3.5G Saat ini Indonesia memiliki tiga operator yang bermain pada jaringan HSDPA yaitu Telkomsel, Indosat, dan Excelcomindo Pratama (XL). Persaingan ketiganya cukup ketat.
Sejarah singkatnya teknologi ini pertamakali diperkenalkan di jepang oleh mobile pone generasi ketiga dan awal mulanya menggunakan teknologi cdma dan selalu berkembang seperti penggunaan sistem Push To Talk, Mobile Telephone System (MTS), Improved Mobile Telephone Service (IMTS), dan Advanced Mobile Telephone System (AMTS). Sehingga perkembanganya di Indonesia mengingat masa konsumerisme yang sangat besar berakibat pada tuntutan kebutuhan tersebut, beberapa produsen ponsel besar seperti Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG dan Motorola telah meluncurkan berbagai seri ponsel terbaik. Tidak hanya yang terdepan dalam penggunaan teknologi tinggi, ponsel-ponsel tersebut juga diklaim mampu memenuhi kebutuhan pengguna akan sebuah ponsel kaya fitur, desain dan penggunaan bahan yang revolusioner dan stylish. Berbicara tentang keunggulan teknologi, sejak mulai beroperasinya jaringan 3G (generasi ketiga telepon nirkabel) di Indonesia, beberapa vendor telah mengisi pasar dengan ponsel yang memungkinkan penggunanya mengakses teknologi tersebut. Dan saat ini, seiring perkembangan teknologi menuju penggunaan jaringan 3,5G atau yang dikenal dengan teknologi HSDPA (High Speed Download Packet Access), mereka juga telah siap dengan seri-seri ponsel terbaru yang dapat digunakan untuk mengakses teknologi tersebut. Teknologi HSDPA, pada intinya menawarkan berbagai keunggulan dibanding teknologi sebelumnya. Dengan 3 keunggulan utama, yaitu: kemampuan akses yang lebih dari kecepatan 3G standar UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) sehingga tayangan video call akan tampak lebih halus; delay pada koneksi VoIP lebih kecil; dan akses ke Internet menjadi jauh lebih cepat. Itu semua untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi para penggunanya dalam berkomunikasi.
Dampak Negativ Penggunaan Teknologi 3G
Karena sifat manusia yang ingin praktis ditakutkan manusia akan bergantung pada aspek teknologi dan mengindahkan aspek social bayangkan saja bagaimana kalau orang malas berinteraksi secara langsung akan tetapi lebih memilih secara online contoh terkecilnya budaya sahabat pena sudah terhapus dan tergantikan oleh E mail,SMS face book, friendster, padahal hanya dengan secerca surat memberikan kesan romantis dan bentuk tulisan seseorang melambangkan kejujuran orang itu sendiri apalagi saat kita membeli perangko kita memberikan sumbangan pada Negara karma PT pos Indonesia adalah BUMN sehingga aspek ekonomi dan social dapat tercukupi
Manusia menjadi makluk teknologi bukan makluk sosial daripada pergi ke warnet berinteraksi dengan orang di sekitar kita, tetapi lebih memilih diam dikamar sambil mengutak atik hp canggih milik pribadi. Dikawatirkan oplah Koran menurun karena orang dengan mudah menikmati brita online daripada membeli Koran meskipun kekuatan tampilan emosi poto dan berita belum bisa dikalahkan media apaun apalagi tidak semua orang dapat mengoprasikan internet orang lebih tertarik melihat cahaya monitor daripada membaca sehingga umur mata seseorang menjadi semakin pendek
Sementara itu di mata masyarakat Indonesia masih ada setikma bahwa kepemilikan sebuah benda menunjukan sebuah stratifikasi sosial belum lagi hal yang kita tidak sadari bahwa hp adalah bagian dari fashion jika dianalogikan dengan pepatah jawa yang berbunyi ajining rogo seko busono berari kehormatan seseorang dimata orang laindapat dilihat dari busanannya sehingga dapat menjadi salah kaprah hp mewah dan canggih menunjukan stratifikasi sosial di masyarakat dan dikhawatirkan menjadi sebuah kesenjangan di mata masyarakat yang hanya menggunakan hp hanya sebagai alat komunikasi padahal kaidah fungsi sebenarnya hp memang hanya sebagai alat komunikasi dan bukan bentuk kemewahan. Jika seseorang ingin dipandang baik seperti pepatah di atas tidak harus memakai hp canggih tetapi lebih kepada fungsi baiknya dimata masyarakat dan pakaian rapi sebagai bentuk budaya norma kesopanan bukan lebih kepada perpaduan hp dan busana sebagai bentuk kemewahan. Akan lebih baik lagi jika kita berkaca bahwa boleh dan harus kita mengkonsumsi dan mengenal teknologi akan tetapi di sekeliling kita masih kita jumpai kemiskinan dan kesenjangan sosial banyak orang yang belum bias makan kita malah berpamer teknologi.
Sifat manusia yang konsumtif akan selau membeli teknologi yang terbaru seakan teknologi lama tidak bisa dipakai lagi padahal kita hanya mengikuti produsen saja, di sekeliling kita banyak warnet jika kita asik sendiri dengan hp 3.5 G dan tidak kewarnet tentunya warnet akan sepi mungkin juga tutup padahal banyak sekali menyerap tenaga kerja jika warnet tutup tentunya akan banyak pengangguran. Yang sangat dikhawatirkan mudahnya dan cepatnya fasilitas down load hingga anak kecilpun bias sehingga menjadi perhatian sendiri seakan anak kecil sedang asik bermain game padahal dia sedang mendown load fidio porno, belum lagi prospitusi yang dapat bertransaksi lewat dunia maya telah lama masuk di Indonesia dengan teknologi ini tentunya privasi seseorang semakin rapat sehingga mungkin saja orang menjadi tidak malu-malu melakukannya karena ia merasa sedang bertransaksi dengan hp nya dan sangat terjaga privasinya karena pihak penyedia layanan jaringan mungkin tidak mau tau dengan hal-hal seperti itu
Kemudaha seseorang mendown load lagu dan fideo klip membuat orang malas membeli kaset padaha kaset salah satu pemasukan bagi label rekaman yang telah mengorbitkan band-band tersebut karena kaset memiliki fungsi emosional juga kaset bias saja menjadi hal yang membawa arti pada seseoran seperti kenangan dan cendra mata.karena ponsel 3,5G memiliki fasilitas fideo call dan video straming oran lebih mudah untuk berkenalan padahal tidak karena sebaik orang yang berkenalan atau membangun tali silaturahmi yaitu dengan bertatap muka dan berinteraksi secara langsung.
nico kurnia jati 153060206
Kemajuan teknologi tanpa kita rasa sangat cepat mengalami perubahan anggap saja 10 tahun yang lalu hp diangaap sesuatu yang mewah dan identik dengan bentuk stratifikasi social yang biasanya dipakai di kalangan artis atau mungkinpengusaha sekarang ajnak sekolah dasar sudah bias memiliki dan mengoprasikannya banyak sekali kegunaanya sehingga dapat mempermudah kinerja manusia seperti yang paling kongkrit bisamenghubungi handai tolan di luar kota hanya dengan sedikit waktu dan biyaya harganyapun sangat murah adayang berharga RP 200.000,00 itu sudah mendapatkan layanan SMS dan telpon, namun ada juga yang berharga hingga Rp 7.000.000,00 sehingga fasilitas yang didapat makin banyak seperti ada fasilitas internet di dalamnya 3 G hingga dapat memutar lagu dan siaran YV secara bersamaan dengan satu alat saja benar-benar menggantikan fungsi computer termasuk layanan 3,5 G dimana layanancanggih itu akan menjadi pembahasan kita.
Perkembangan layanan hp benar-benar memberi kemudahan dalam mengirimkan pesan tertulis melalui ponsel dan biayanya pun juga relatif murah dan terjangkau oleh masyarakat.Selain tersedianya layanan SMS bentuk ponsel pun juga berubah yang sebelumnya bentuknya besar dan berat tetapi dengan perkembangan yang ada bentuk ponsel berubah menjadi kecil,ringan,dan baterainya pun juga kecil.Semenjak muncul tipe-tipe ponsel yang baru masyarakat semakin melirik adanya ponsel tersebut.
Perkembangan teknologi ponsel berkembang dari 1G (generasi pertama),2G (generasi ke dua),2,5G,2,75G, sampai 3G (generasi ketiga).Dari semua generasi tersebut pastilah mempunyai keunggulan yang berbeda yang terletak pada layanan transfer data yaitu
- 2G teknologi awal GSM kecepatan transfer data mencapai 9,64kbps
- 2,5G teknologi GPRS kecepatan transfer dat mencapai 114kbps
- 2,75G teknologi Enhanced Date Rates for GSM Evolution 237kbps
-3G kecepatan transfer data mencapai 384 kbps
Generasi pertama atau sering disebut 1G 1978 ada dua teknologi digital yang diterima dunia yaitu Global System for Mobile (GSM) dan Code Division Multiple (CDMA).CDMA dan GSM menggunakan metode akses yang berbeda,GSM adalah standar yang diciptakan oleh sebuah kelompok yang melibatkan 26 perusahaan telephone yang bergerak di Eropa Barat sedangkan CDMA dikembangkan sendiri oleh perusahaan yang bernama Qualcom.1G hanya memiliki fasilitas yang terbatas antaranya hanya dapat untuk menelpon dan nada deringnya monofonik,itupun bisa dikatakan hanya orang-orang yang tertentu yang bisa memilikinya karena harganya yang masih mahal.Tetapi setelah 1G keluar muncul lagi ponsel 2G (generasi kedua) yang muncul pada tahun 1990an para ahli telekomunikasi telah mengembangkan teknologi GSM.Sebagai system generasi 2 yang utama dapat mengakses data selain bisa untuk mengakses data juga mempunyai fasilitas nada dering polofonik dan mempunyai pengaturan variasi warna,sebelumnya 1G yang hanya monokrom dengan munculnya 2G mempunyai fasilitas warna.Setelah itu muncul ponsel 2,5G yang mempunyai fasilitas MMS (Mobile Multimedia Message),GPRS (General Packet Radio Service)dan kamera yang dapat kita gunakan untuk foto dan membuat video selain itu nada deringnya polifonik.Fasilitas-fasilitas yang terdapat dalam ponsel tersebut membuat orang-orang semakin tertarik sehingga mereka berminat untuk menggunakannya,disamping bentuk ponsel yang semakin kecil,menarik juga fasilitas ponsel yang semakin berkembang juga harganya yang semakin terjangkau membuat ponsel menjadi marak Tidak hanya orang-orang lapisan atas saja melainkan orang- orang lapisan menengah pun juga bisa bahkan akhir-akhir ini orang-orang lapisan bawah pun juga bisa memiliki ponsel.
Terlebih para remaja-remaja yang berminat memiliki ponsel dengan adanya fasilitas kamera,ponsel kamera sangat diminati orang-orang karena selain ponsel yang kegunaannya sebagai telepone dan sms juga bisa menikmati fasilitas kamera untuk foto dan membuat video.Selain adanya kamera ponsel tersebut juga masih banyak memiliki keunggulan-keunggulan yang menggiurkan antara lain tersedianya MP3 Player yang kegunaannya unuk memutar musik-musik,game,dan lainnya.Semakin berkembangnya ponsel dari generasi ke generasi hingga saat ini sampai pada generasi ketiga atau sering disebut 3G. hingga penemuan yang terbaru disebut dengan 3,5 G Teknologi 3.5G. Ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Package Access). 3.5G adalah teknologi lanjutan dari 3G yang dalam teori memberikan layanan suara, video, maupun akses dengan kecepatan hingga 3.6 Mbps atau sembilan kali lebih cepat dari layanan 3G umumnya.Content teknologi 3.5G tidak jauh berbeda dengan content 3G yang sudah ditawarkan oleh beberapa operator selular di Indonesia yaitu video call, mobile video, mobile TV, serta video content. Mungkin yang unik adalah fitur multiplayer game nya. Perbedaan antara 3G dengan 3.5G adalah 3.5G lebih tajam gambarnya ketimbang 3G. tidak itu saja, bahkan konsumen juga dapat mengakses internet melalui ponsel tersebut. Seperti teknologi sebelumnya, teknologi 3.5G juga menggunakan jalur lebar (broadband) yang menyediakan koneksi internet lebih cepat dan sambungan langsung ke jaringan internet internasional maupun lokal. Dengan kecepatan yang dahsyat itu, 3.5G menghantarkan pengalaman multimedia bagi penggunanya. Mulai dari download email, video calling hingga streaming video dapat dilakukan dengan kualitas yang bisa dipastikan jauh lebih baik.
Sejarah dan perkembanganya di indonesia Teknologi komunikasi dengan segala kemajuannya, memang telah menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern yang mobile saat ini. Padatnya kesibukan dan tuntutan kepraktisan yang semakin memburu, produsen terus didorong untuk menciptakan perangkat komunikasi yang canggih dengan kelengkapan berbagai fasilitas unggul dan fitur aplikatif sebagai sarana pendukung aktivitas penggunanya. Menyadari tuntutan kebutuhan tersebut, beberapa produsen ponsel besar seperti Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG dan Motorola telah meluncurkan berbagai seri ponsel terbaik. Tidak hanya yang terdepan dalam penggunaan teknologi tinggi, ponsel-ponsel tersebut juga diklaim mampu memenuhi kebutuhan pengguna akan sebuah ponsel kaya fitur, desain dan penggunaan bahan yang mutaahir dan staylis.
Berbicara tentang keunggulan teknologi, sejak mulai beroperasinya jaringan 3G (generasi ketiga telepon nirkabel) di Indonesia, beberapa vendor telah mengisi pasar dengan ponsel yang memungkinkan penggunanya mengakses teknologi tersebut. Dan saat ini, seiring perkembangan teknologi menuju penggunaan jaringan 3,5G atau yang dikenal dengan teknologi HSDPA (High Speed Download Packet Access), mereka juga telah siap dengan seri-seri ponsel terbaru yang dapat digunakan untuk mengakses teknologi tersebut. Teknologi HSDPA, pada intinya menawarkan berbagai keunggulan dibanding teknologi sebelumnya. Dengan 3 keunggulan utama, yaitu: kemampuan akses yang lebih dari kecepatan 3G standar UMTS (UniversalMobileTelecommunications System) sehingga tayangan video call akan tampak lebih halus; delay pada koneksi VoIP lebih kecil; dan akses ke Internet menjadi jauh lebih cepat. Itu semua untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi para penggunanya dalam berkomunikasi. Dari Sisi Penyedia Layanan 3.5G Saat ini Indonesia memiliki tiga operator yang bermain pada jaringan HSDPA yaitu Telkomsel, Indosat, dan Excelcomindo Pratama (XL). Persaingan ketiganya cukup ketat.
Sejarah singkatnya teknologi ini pertamakali diperkenalkan di jepang oleh mobile pone generasi ketiga dan awal mulanya menggunakan teknologi cdma dan selalu berkembang seperti penggunaan sistem Push To Talk, Mobile Telephone System (MTS), Improved Mobile Telephone Service (IMTS), dan Advanced Mobile Telephone System (AMTS). Sehingga perkembanganya di Indonesia mengingat masa konsumerisme yang sangat besar berakibat pada tuntutan kebutuhan tersebut, beberapa produsen ponsel besar seperti Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG dan Motorola telah meluncurkan berbagai seri ponsel terbaik. Tidak hanya yang terdepan dalam penggunaan teknologi tinggi, ponsel-ponsel tersebut juga diklaim mampu memenuhi kebutuhan pengguna akan sebuah ponsel kaya fitur, desain dan penggunaan bahan yang revolusioner dan stylish. Berbicara tentang keunggulan teknologi, sejak mulai beroperasinya jaringan 3G (generasi ketiga telepon nirkabel) di Indonesia, beberapa vendor telah mengisi pasar dengan ponsel yang memungkinkan penggunanya mengakses teknologi tersebut. Dan saat ini, seiring perkembangan teknologi menuju penggunaan jaringan 3,5G atau yang dikenal dengan teknologi HSDPA (High Speed Download Packet Access), mereka juga telah siap dengan seri-seri ponsel terbaru yang dapat digunakan untuk mengakses teknologi tersebut. Teknologi HSDPA, pada intinya menawarkan berbagai keunggulan dibanding teknologi sebelumnya. Dengan 3 keunggulan utama, yaitu: kemampuan akses yang lebih dari kecepatan 3G standar UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) sehingga tayangan video call akan tampak lebih halus; delay pada koneksi VoIP lebih kecil; dan akses ke Internet menjadi jauh lebih cepat. Itu semua untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi para penggunanya dalam berkomunikasi.
Dampak Negativ Penggunaan Teknologi 3G
Karena sifat manusia yang ingin praktis ditakutkan manusia akan bergantung pada aspek teknologi dan mengindahkan aspek social bayangkan saja bagaimana kalau orang malas berinteraksi secara langsung akan tetapi lebih memilih secara online contoh terkecilnya budaya sahabat pena sudah terhapus dan tergantikan oleh E mail,SMS face book, friendster, padahal hanya dengan secerca surat memberikan kesan romantis dan bentuk tulisan seseorang melambangkan kejujuran orang itu sendiri apalagi saat kita membeli perangko kita memberikan sumbangan pada Negara karma PT pos Indonesia adalah BUMN sehingga aspek ekonomi dan social dapat tercukupi
Manusia menjadi makluk teknologi bukan makluk sosial daripada pergi ke warnet berinteraksi dengan orang di sekitar kita, tetapi lebih memilih diam dikamar sambil mengutak atik hp canggih milik pribadi. Dikawatirkan oplah Koran menurun karena orang dengan mudah menikmati brita online daripada membeli Koran meskipun kekuatan tampilan emosi poto dan berita belum bisa dikalahkan media apaun apalagi tidak semua orang dapat mengoprasikan internet orang lebih tertarik melihat cahaya monitor daripada membaca sehingga umur mata seseorang menjadi semakin pendek
Sementara itu di mata masyarakat Indonesia masih ada setikma bahwa kepemilikan sebuah benda menunjukan sebuah stratifikasi sosial belum lagi hal yang kita tidak sadari bahwa hp adalah bagian dari fashion jika dianalogikan dengan pepatah jawa yang berbunyi ajining rogo seko busono berari kehormatan seseorang dimata orang laindapat dilihat dari busanannya sehingga dapat menjadi salah kaprah hp mewah dan canggih menunjukan stratifikasi sosial di masyarakat dan dikhawatirkan menjadi sebuah kesenjangan di mata masyarakat yang hanya menggunakan hp hanya sebagai alat komunikasi padahal kaidah fungsi sebenarnya hp memang hanya sebagai alat komunikasi dan bukan bentuk kemewahan. Jika seseorang ingin dipandang baik seperti pepatah di atas tidak harus memakai hp canggih tetapi lebih kepada fungsi baiknya dimata masyarakat dan pakaian rapi sebagai bentuk budaya norma kesopanan bukan lebih kepada perpaduan hp dan busana sebagai bentuk kemewahan. Akan lebih baik lagi jika kita berkaca bahwa boleh dan harus kita mengkonsumsi dan mengenal teknologi akan tetapi di sekeliling kita masih kita jumpai kemiskinan dan kesenjangan sosial banyak orang yang belum bias makan kita malah berpamer teknologi.
Sifat manusia yang konsumtif akan selau membeli teknologi yang terbaru seakan teknologi lama tidak bisa dipakai lagi padahal kita hanya mengikuti produsen saja, di sekeliling kita banyak warnet jika kita asik sendiri dengan hp 3.5 G dan tidak kewarnet tentunya warnet akan sepi mungkin juga tutup padahal banyak sekali menyerap tenaga kerja jika warnet tutup tentunya akan banyak pengangguran. Yang sangat dikhawatirkan mudahnya dan cepatnya fasilitas down load hingga anak kecilpun bias sehingga menjadi perhatian sendiri seakan anak kecil sedang asik bermain game padahal dia sedang mendown load fidio porno, belum lagi prospitusi yang dapat bertransaksi lewat dunia maya telah lama masuk di Indonesia dengan teknologi ini tentunya privasi seseorang semakin rapat sehingga mungkin saja orang menjadi tidak malu-malu melakukannya karena ia merasa sedang bertransaksi dengan hp nya dan sangat terjaga privasinya karena pihak penyedia layanan jaringan mungkin tidak mau tau dengan hal-hal seperti itu
Kemudaha seseorang mendown load lagu dan fideo klip membuat orang malas membeli kaset padaha kaset salah satu pemasukan bagi label rekaman yang telah mengorbitkan band-band tersebut karena kaset memiliki fungsi emosional juga kaset bias saja menjadi hal yang membawa arti pada seseoran seperti kenangan dan cendra mata.karena ponsel 3,5G memiliki fasilitas fideo call dan video straming oran lebih mudah untuk berkenalan padahal tidak karena sebaik orang yang berkenalan atau membangun tali silaturahmi yaitu dengan bertatap muka dan berinteraksi secara langsung.
nico kurnia jati 153060206
Senin, 12 Januari 2009
tugas managemen media
Kekuatan Beriklan di Media Cetak Untuk Kampanye Pilpres 2009
Sebagian orang mengira bahwa bekerja di media bukan sesuatu yang menjanjikan justru pekerjaan dari media tidak bersifat musiman dan dapat di implementasikan ke berbagai bidang baik politik,sosial,ekonomi,seni,budaya dan lain sebagainya salah satu contohnya implementasi media iklan dan politik seperti banyaknya parpol membangun pencitraampartainya atau berkampanye, menyebar luaskan program kerjanya melalui media cetak maupun elektronik akan tetapi kedua media tersebut memiliki perbedaan dan karakteristik yang sangat kuat seperti contohnya media cetak dirasa lebih menjanjikan karena memiliki kelebihan seperi,
1 Murah harga pemasanganya dalam beberapa kali penerbitan sehingga partai- partai kecil dapat mengkampanyekan program-programnya di media tersebut tidak seperti beriklan di media TV ataupun internet yang sangat mahal tarifnya
2 Terdokumentasikan karena bisa dibaca berulang-ulang dan karakter foto pada gambar bisamembahasakan tentang sosok pemimpin tersebut tidak seperti pada media elektronik karena hanya sambil lalu tidak dapat di ulang kembali, walaupun Radio juga sama murahnya seperti media cetak akan tetapi kekuatan unsur brita lebih mengarah pada media cetak
3 Dapat dinikmati semua lapisan golongan karena tidak semua orang dapat mengoprasikan media internet lagipula jangkauan sebuah Media elektronik di Indonesia Mungkin masih ada yang condong pada partai yang bermodal besar sehingga dana beriklanya di media tersebut menjadi penghidupan media tersebut
Selain itu media elektronik seperti TV dan jaringan internet memiliki kelebihan karena media online diperkitrakan juga lebih mendominasi di 2009 karena pengguna fasilitas online tersebut di tahun 2007 mencapai 25 juta pengguna dan di akhir 2008 hampir mencapai angka30 juta pengguna Diramalkan oleh MASTEL (masyarakat telematika) car ini dirasa juga menjadi andil penting bagi kandidiat-kandidat 2009 beriklan melalui media online dirasa memiliki kekuatan sebagai contohnya presiden Barak Husein Obama lebih banyak berkampanye melalui media-media online, bukan itu saja sekarang internet sudah menjadi gaya hidup muda mudi Yogyakarta sebagai contohnya teman-teman kos saya walaupun anak kos biasannya berkantong cekak tetap saja memaksakan diri untuk membeli modem yang tidak murah harganya. Akan tetapi kita juga harus bijaksana bukan suatu masalah di Negara asal Barak Obama penyampaian kampanyenya sangat optimal memalui media Internet karena konsumsi inmternet di belahan Negara Barat sangat sasngat besar akan tetapi di Indonesia tidak begitu besar salah satu faktornya yaitu tidak dapat semua orang dapaty mengoprasikan dan memahami media-media online seperti internet. Akan tetapi media internet juga memiliki kelebihan seperti
1 Lebih efisien karena dengan uang Rp3000,00 kita hanya mendapatkan satu edisi Koran akan tetapi di warnet untuk uangRp 3000,00 kita dapat bebas berselancar di dunia maya selama satu jam dan mengakses brita di internet seperti KOMPAS.com.DETIK.com,Liputan6.com sehingga dirasa akan banyak mengakses brita baik lokal,regional,maupun international
2 Efektifitas Kerja karena di mana saja orang dapat mengakses internet hanya dengan modem dan laptop apalagi akses tersebut juga bisa di peroleh oleh fasilitas Hand Phone
3 Kandidiat atau Partai bisamemiliki website,face book mengenai partainya sehingga setiap orang dapat setiap saat mengakses dan mengetahui perkembangan partainya
4 Alat komunikasi dua arah secara langsung karena setiap orang yang mengakses dapat memberikan comen atau opininya di tempat yang sudah di sediakan
5 Bentuk modernitas teknologi sebagai bentuk edukasi karena walaupun surat kabar memiliki kekuatan yang lebih tiadasalahnya kita menambah ilmu pengetahuan dengan belajar teknologi atau mengenal dunia online karena lebih efisyen dalam menemukan informasi apalagi suatu kewajaran jika pelajar atau muda-mudi mengenal dunia maya dalam segi positif karena kita dapat mengetahui brita-brita seluruh dunia hanya dalam sebuah kotak kaca berukuran kecil dan sebuah modem
Akan tetapi kembali lagi kepada kekuatan media cetak bawsanya Srikat Penerbitan Surat Kabar (SPSS) Juga memprediksi apalagi predisinya sangat berlawanan dengan MASTEL karena SPSS beranggapan bahwa konsumsi ikan pada tahun 2009 akan meningkat sampai 30% untuk media cetak karena adanya pesta dempkrasi dari Pilkada ataupun Pilpres seperti halnya pemilu 2004 karena pada tahun itu banyak partai partai yang lebih memilih media cetak karena dianggap murah dan efisien dan menjangkau bagian-bagian daerah di Indonesia yang belum terjamah warnet. Oleh karerna itu media harus memiliki peran pengendali melebihi para kandidat yang mencalonkan diri terbukti menurut pendataan yang ada diperkirakan jumlah golput pemilu 2009 mencapai 40% karena figur-figur lama dan hanya mengumbar janji-janji. Rakyat cuma mau kesehatan pendidikan,pangan,lapangan pekerjaan mereka tercukupi karena pengalaman pengalaman yang terdahulu baik diinfrastruktur maupun suprastruktur, oleh karena itu menjadi tugas media kususnya media cetak selaku media tertua di Indonesia bagaimana membangkitkan semangat pesta demokrasi sehingga dapat mengurangi angka golput hingga 40% salah satunya dengan media iklan dan tarif pasang iklan yang lebih terjangkau dari media elektronik karena menurut saya media sebagai jembatan pemerintah dan masyarakat memiliki andil dan tanggung jawab edukasi politik pada pemilu 2009.
Banyak media-media mebuat sebuah tempat khusus untuk beriklan pilpres maupun pilkada hingga seperti halnya iklan baris di sebuah TV suasta hingga ada media cetak yang menyediakan satu lembar besar untuk sebuah iklan partai baru jika ditafsir biyayanya untuk sebuah iklan besar di media cetak berkisar 50 juta. Namun adea juga yang beriklan lewat baleho dan poster memang sangat ringkas dan mudah di hafal para pengguna jalan akan tetapi jika pemasanganya tidak pada tempatnya tentunya akan merusak dan mengotori keindahan tata kota.
Sebagian orang mengira bahwa bekerja di media bukan sesuatu yang menjanjikan justru pekerjaan dari media tidak bersifat musiman dan dapat di implementasikan ke berbagai bidang baik politik,sosial,ekonomi,seni,budaya dan lain sebagainya salah satu contohnya implementasi media iklan dan politik seperti banyaknya parpol membangun pencitraampartainya atau berkampanye, menyebar luaskan program kerjanya melalui media cetak maupun elektronik akan tetapi kedua media tersebut memiliki perbedaan dan karakteristik yang sangat kuat seperti contohnya media cetak dirasa lebih menjanjikan karena memiliki kelebihan seperi,
1 Murah harga pemasanganya dalam beberapa kali penerbitan sehingga partai- partai kecil dapat mengkampanyekan program-programnya di media tersebut tidak seperti beriklan di media TV ataupun internet yang sangat mahal tarifnya
2 Terdokumentasikan karena bisa dibaca berulang-ulang dan karakter foto pada gambar bisamembahasakan tentang sosok pemimpin tersebut tidak seperti pada media elektronik karena hanya sambil lalu tidak dapat di ulang kembali, walaupun Radio juga sama murahnya seperti media cetak akan tetapi kekuatan unsur brita lebih mengarah pada media cetak
3 Dapat dinikmati semua lapisan golongan karena tidak semua orang dapat mengoprasikan media internet lagipula jangkauan sebuah Media elektronik di Indonesia Mungkin masih ada yang condong pada partai yang bermodal besar sehingga dana beriklanya di media tersebut menjadi penghidupan media tersebut
Selain itu media elektronik seperti TV dan jaringan internet memiliki kelebihan karena media online diperkitrakan juga lebih mendominasi di 2009 karena pengguna fasilitas online tersebut di tahun 2007 mencapai 25 juta pengguna dan di akhir 2008 hampir mencapai angka30 juta pengguna Diramalkan oleh MASTEL (masyarakat telematika) car ini dirasa juga menjadi andil penting bagi kandidiat-kandidat 2009 beriklan melalui media online dirasa memiliki kekuatan sebagai contohnya presiden Barak Husein Obama lebih banyak berkampanye melalui media-media online, bukan itu saja sekarang internet sudah menjadi gaya hidup muda mudi Yogyakarta sebagai contohnya teman-teman kos saya walaupun anak kos biasannya berkantong cekak tetap saja memaksakan diri untuk membeli modem yang tidak murah harganya. Akan tetapi kita juga harus bijaksana bukan suatu masalah di Negara asal Barak Obama penyampaian kampanyenya sangat optimal memalui media Internet karena konsumsi inmternet di belahan Negara Barat sangat sasngat besar akan tetapi di Indonesia tidak begitu besar salah satu faktornya yaitu tidak dapat semua orang dapaty mengoprasikan dan memahami media-media online seperti internet. Akan tetapi media internet juga memiliki kelebihan seperti
1 Lebih efisien karena dengan uang Rp3000,00 kita hanya mendapatkan satu edisi Koran akan tetapi di warnet untuk uangRp 3000,00 kita dapat bebas berselancar di dunia maya selama satu jam dan mengakses brita di internet seperti KOMPAS.com.DETIK.com,Liputan6.com sehingga dirasa akan banyak mengakses brita baik lokal,regional,maupun international
2 Efektifitas Kerja karena di mana saja orang dapat mengakses internet hanya dengan modem dan laptop apalagi akses tersebut juga bisa di peroleh oleh fasilitas Hand Phone
3 Kandidiat atau Partai bisamemiliki website,face book mengenai partainya sehingga setiap orang dapat setiap saat mengakses dan mengetahui perkembangan partainya
4 Alat komunikasi dua arah secara langsung karena setiap orang yang mengakses dapat memberikan comen atau opininya di tempat yang sudah di sediakan
5 Bentuk modernitas teknologi sebagai bentuk edukasi karena walaupun surat kabar memiliki kekuatan yang lebih tiadasalahnya kita menambah ilmu pengetahuan dengan belajar teknologi atau mengenal dunia online karena lebih efisyen dalam menemukan informasi apalagi suatu kewajaran jika pelajar atau muda-mudi mengenal dunia maya dalam segi positif karena kita dapat mengetahui brita-brita seluruh dunia hanya dalam sebuah kotak kaca berukuran kecil dan sebuah modem
Akan tetapi kembali lagi kepada kekuatan media cetak bawsanya Srikat Penerbitan Surat Kabar (SPSS) Juga memprediksi apalagi predisinya sangat berlawanan dengan MASTEL karena SPSS beranggapan bahwa konsumsi ikan pada tahun 2009 akan meningkat sampai 30% untuk media cetak karena adanya pesta dempkrasi dari Pilkada ataupun Pilpres seperti halnya pemilu 2004 karena pada tahun itu banyak partai partai yang lebih memilih media cetak karena dianggap murah dan efisien dan menjangkau bagian-bagian daerah di Indonesia yang belum terjamah warnet. Oleh karerna itu media harus memiliki peran pengendali melebihi para kandidat yang mencalonkan diri terbukti menurut pendataan yang ada diperkirakan jumlah golput pemilu 2009 mencapai 40% karena figur-figur lama dan hanya mengumbar janji-janji. Rakyat cuma mau kesehatan pendidikan,pangan,lapangan pekerjaan mereka tercukupi karena pengalaman pengalaman yang terdahulu baik diinfrastruktur maupun suprastruktur, oleh karena itu menjadi tugas media kususnya media cetak selaku media tertua di Indonesia bagaimana membangkitkan semangat pesta demokrasi sehingga dapat mengurangi angka golput hingga 40% salah satunya dengan media iklan dan tarif pasang iklan yang lebih terjangkau dari media elektronik karena menurut saya media sebagai jembatan pemerintah dan masyarakat memiliki andil dan tanggung jawab edukasi politik pada pemilu 2009.
Banyak media-media mebuat sebuah tempat khusus untuk beriklan pilpres maupun pilkada hingga seperti halnya iklan baris di sebuah TV suasta hingga ada media cetak yang menyediakan satu lembar besar untuk sebuah iklan partai baru jika ditafsir biyayanya untuk sebuah iklan besar di media cetak berkisar 50 juta. Namun adea juga yang beriklan lewat baleho dan poster memang sangat ringkas dan mudah di hafal para pengguna jalan akan tetapi jika pemasanganya tidak pada tempatnya tentunya akan merusak dan mengotori keindahan tata kota.
Jumat, 08 Agustus 2008
analisis isu komunikasi kontemporer
Semiotika Penggunaan Tanda di EK KTP dan Sragam Narapidana
Baru-baru in terdengat kabar bahwa pemerintah akan memberikan KTP kusus bagi narapidana setelah menjalani proses hokum akibat korupsi dan pemberian baju sragam kusus kuning bergaris merah bata bagi narapidana kasus korupsi bertujuan agaryang sedang menjalani menjadi pembeda dengan kasus lain dan malu atas tindakannya dan yang telah bebas menjadi berpikir kembali untuk mengulangi perbuatanya berhubung kartu tanda pengenalnya terdapat tulisan EK di masyarakat mungkin akan menjadi malu untuk melakukan tindakanya secara langsung.
Behubung tindakan korupsi adalah bentuk pencurian hingga ada praktisi hukum yang menyatakan bahwa korupsi adalah tindakan yang melanggar hak asasi manusia. Secara teori komunikasi ini dapat diartikan ke dalam bentuk semiotika yaitu proses pertukaran makna melalui tanda-tanda. Dimana tulisan EK dan sragam kusus di penjara yang dibuat berbeda keduanya dapat menjadi bentuk komunikator pada objek lain yang simbolnya dapat menandakan bahwa pemilik identitas merupakan seseorang yang mempunyai sangkut paut dengan pidana korupsi secara singkat itu merupakan bentuk ketegasan pemerintah namun secara pisikologai hal tersebut seperti bayangan yang akan mengikuti kemana ia pergi yang ditakutkan bahwa orang tersebut menjadi malu untuk melakukan aktifitas sosial di lingkungan masyarakat memang topik pembahasan sedikit melebar akan tetapi hal tersebut menandakan bahwa bentuk komunikasi semiotika dapat membawa dampak besar bagi masyarakat. Menurut George Harbert Mead ahli sosiologi yang berpengaruh pada perkembangan Prespektif Teori Interaksionisme Simbolik kemampuan dari menggunakan symbol membuat manusia berbeda dari hewan dan manusia memungkinkan untuk mengembangkan lembaga-lembaga sosial, mengembangkan masyarakat,maupun mengembangkan kebudayaan. Manusia dalam masyarakat sering berbagi simbol yang dipahami maknanya contoh simbol hati berwarna merah muda terdapat anak panah yang menembusnya simbol tersebut tentunya banyak masyarakat yang telah mengetahui maknanya.
Sosialisasi dalam masyarakat berlangsung baik pada tingkat simbolik maupun bukan simbolik dengan interaksi sosial pada orang lain karena setiap orang memiliki harapan-harapan sosial. Meskipun bahasanya kusus itu bisa juga menjadi pembagi makna dengan orang lain dalam menyikapi penggunaan makna pada para mantan terpidana korupsi, seseorang yang lebih berpikir unifersal mungkin akan berangapan bahwa mereka telah menjalani hukuman dan sudah siap dan bisa bergabung di lingkungan masyarakat tanpa mengulangi perbuatanya. Karena bentuk komunikasi secara simbolik tidfak menutup kemungkinan untuk seseorang mengartikanya dalam prioritas yang berbeda.
Baru-baru in terdengat kabar bahwa pemerintah akan memberikan KTP kusus bagi narapidana setelah menjalani proses hokum akibat korupsi dan pemberian baju sragam kusus kuning bergaris merah bata bagi narapidana kasus korupsi bertujuan agaryang sedang menjalani menjadi pembeda dengan kasus lain dan malu atas tindakannya dan yang telah bebas menjadi berpikir kembali untuk mengulangi perbuatanya berhubung kartu tanda pengenalnya terdapat tulisan EK di masyarakat mungkin akan menjadi malu untuk melakukan tindakanya secara langsung.
Behubung tindakan korupsi adalah bentuk pencurian hingga ada praktisi hukum yang menyatakan bahwa korupsi adalah tindakan yang melanggar hak asasi manusia. Secara teori komunikasi ini dapat diartikan ke dalam bentuk semiotika yaitu proses pertukaran makna melalui tanda-tanda. Dimana tulisan EK dan sragam kusus di penjara yang dibuat berbeda keduanya dapat menjadi bentuk komunikator pada objek lain yang simbolnya dapat menandakan bahwa pemilik identitas merupakan seseorang yang mempunyai sangkut paut dengan pidana korupsi secara singkat itu merupakan bentuk ketegasan pemerintah namun secara pisikologai hal tersebut seperti bayangan yang akan mengikuti kemana ia pergi yang ditakutkan bahwa orang tersebut menjadi malu untuk melakukan aktifitas sosial di lingkungan masyarakat memang topik pembahasan sedikit melebar akan tetapi hal tersebut menandakan bahwa bentuk komunikasi semiotika dapat membawa dampak besar bagi masyarakat. Menurut George Harbert Mead ahli sosiologi yang berpengaruh pada perkembangan Prespektif Teori Interaksionisme Simbolik kemampuan dari menggunakan symbol membuat manusia berbeda dari hewan dan manusia memungkinkan untuk mengembangkan lembaga-lembaga sosial, mengembangkan masyarakat,maupun mengembangkan kebudayaan. Manusia dalam masyarakat sering berbagi simbol yang dipahami maknanya contoh simbol hati berwarna merah muda terdapat anak panah yang menembusnya simbol tersebut tentunya banyak masyarakat yang telah mengetahui maknanya.
Sosialisasi dalam masyarakat berlangsung baik pada tingkat simbolik maupun bukan simbolik dengan interaksi sosial pada orang lain karena setiap orang memiliki harapan-harapan sosial. Meskipun bahasanya kusus itu bisa juga menjadi pembagi makna dengan orang lain dalam menyikapi penggunaan makna pada para mantan terpidana korupsi, seseorang yang lebih berpikir unifersal mungkin akan berangapan bahwa mereka telah menjalani hukuman dan sudah siap dan bisa bergabung di lingkungan masyarakat tanpa mengulangi perbuatanya. Karena bentuk komunikasi secara simbolik tidfak menutup kemungkinan untuk seseorang mengartikanya dalam prioritas yang berbeda.
nico kurnia jati
153060206
Langganan:
Postingan (Atom)